Dampak Faktor Sosial Ekonomi Petani Terhadap Produksi Usahatani Padi Di Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat
DOI:
https://doi.org/10.29303/jseh.v12i1.1020Keywords:
rice production, socioeconomic factors, multiple linear regression, farm sizeAbstract
This study aims to analyze the effect of farmers’ socioeconomic factors on rice farming production in Jatisela Village, Gunungsari District, West Lombok Regency. The variables examined include age, education level, farming experience, the role of extension services, farmer organizations, number of household dependents, farm size, labor, and capital. This research uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis involving 65 farmer respondents selected through simple random sampling. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed using the coefficient of determination (R²), F-test, and t-test. The results show that the model has an R² value of 0.593, indicating that 59.3% of the variation in rice production is explained by the independent variables in the model. Simultaneously, all socioeconomic variables significantly influence rice production. However, partially, only farm size has a positive and significant effect on rice production, while other variables do not show a statistically significant influence. These findings indicate that land size remains the dominant factor determining rice production in Jatisela Village, whereas other socioeconomic factors have not yet contributed optimally to production improvement. Therefore, strengthening institutional capacity, agricultural technology adoption, and farm management systems is required to achieve sustainable productivity improvement.
References
Pengaruh luas lahan terhadap produksi dan pendapatan usahatani padi sawah (Studi kasus di Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis). Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan, 5(2), 45–52.
Bahua, M. I. (2016). Kinerja penyuluh pertanian dalam pengembangan kompetensi petani. Yogyakarta: Deepublish.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat. (2025). Kabupaten Lombok Barat dalam angka 2025. Mataram: BPS Kabupaten Lombok Barat.
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Barat. (2024). Laporan tahunan pembangunan sektor pertanian Kabupaten Lombok Barat. Lombok Barat: Pemerintah Daerah.
Hafidh, M. (2009). Pengaruh tenaga kerja, modal, dan luas lahan terhadap produksi usahatani padi sawah (Studi kasus di Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal). [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Handayani, F., & Hidayat, F. (2018). Pengaruh modal dan luas lahan terhadap pendapatan petani padi sawah (Oryza sativa L.). Jurnal Ekonomi Pertanian, 3(1), 1–10.
Herni, L., Sriningsih, E., & Widyarin, I. (2023). Peran kelompok tani dalam peningkatan produktivitas padi di Desa Kedungjaya Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(2), 120–130.
Iryanti, I. (2024). Peran penyuluh pertanian dan pengaruhnya terhadap produksi padi sawah di Distrik Mariat Kabupaten Sorong. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 9(1), 33–41.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2025). Rencana strategis Kementerian Pertanian 2025–2029. Jakarta: Kementan RI.
Laksamana, H., & Kurniati, E. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi petani Desa Sungai Solok Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan. Jurnal Agribisnis Riau, 14(2), 88–97.
Majid, N. A. (2018). Pengaruh faktor sosial ekonomi petani terhadap produksi usahatani padi di Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Makassar].
Moonik, F. E., Kaunang, R., & Lolowang, T. F. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani padi sawah di Desa Tumani Kecamatan Maesaan. Jurnal Agrisosioekonomi, 16(3), 210–218.
Risal, M., Haryono, I., & Wulandary, A. (2024). Peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan produktivitas usaha tani padi di Desa Bila Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Agribisnis Sulawesi, 8(1), 55–64.
Rismawan, A., Iswandi, R. M., & Yusria, W. O. (2018). Analisis penggunaan modal kerja petani padi sawah di Desa Lasembangi Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton. [Skripsi, Universitas Halu Oleo].
Soputan, N. S., Talumingan, C., & Kapantow, G. H. M. (2021). Kontribusi pendapatan usahatani padi sawah terhadap pendapatan keluarga petani di Desa Rasi Kecamatan Ratahan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(1), 77–85.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susilawati, E., & Halim, A. (2024). Pengaruh luas lahan panen padi dan tenaga kerja sektor pertanian terhadap produksi padi di Provinsi Jambi. Jurnal Ekonomi Pertanian Indonesia, 15(1), 66–74.
Sutrisna. (2021). Analisis pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani. Pekanbaru: Universitas Islam Riau Press.
Wulandari, A., Ilsan, M., & Haris, A. (2024). Pengaruh karakteristik petani terhadap produksi padi sawah dan kelayakan usahatani di Desa Mappesangka. Jurnal Ilmu Pertanian Terapan, 12(2), 101–110.
Wirayuda, I. D. G. A., & Arka, S. (2024). Pengaruh pendidikan terhadap produktivitas petani padi di Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar. Jurnal Pendidikan Pertanian, 6(1), 25–34.
Yahya, Y. (2013). Manajemen organisasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Yusuf, M., et al. (2022). Pemberdayaan ekonomi petani lahan kering berbasis ternak sapi Bali. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pertanian, 5(2), 44–53.
Zulhadi, R., Halid, A., & Wibowo, L. S. (2023). Faktor modal dan tenaga kerja terhadap produksi usahatani padi sawah. Jurnal Pertanian Tropis, 10(2), 90–99
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





